Malang, Kota Pelajar yang Asyik untuk Berwisata

Malang merupakan kabupaten sekaligus kota terbesar kedua di Jawa Timur yang terletak sekitar 90 km di sebelah selatan Surabaya. Kota ini memiliki udara yang sejuk karena terletak di dataran tinggi dekat pegunungan. Sejak zaman penjajahan Belanda, Malang sudah menjadi salah satu destinasi wisata populer di Indonesia. Tidak hanya udara yang sejuk dan pemandangan yang indah, Kota Malang juga kaya akan budaya, sejarah, dan kerajinan tangan sehingga mampu menarik kunjungan ribuan wisatawan domestik dan mancanegara setiap tahunnya.

Banyak julukan diberikan kepada Kota Malang, diantaranya, Kota Pelajar, Kota Pariwisata, Kota Bunga, Kota Susu, Kota Apel, Kota Dingin, Kota Militer, dan Kota Kuliner. Setiap julukan yang diberikan memang mencerminkan ciri khas Kota Malang, misalnya, Malang dijuluki sebagai Kota Pelajar banyaknya mahasiswa yang datang dari luar daerah bahkan luar negeri menetap di Kota Malang untuk menuntut ilmu. Maklum, Malang memang menjadi rumah dari banyak perguruan tinggi dengan reputasi yang cukup baik seperti Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Malang, Universitas Muhammadiyah Malang, dan lain sebagainya.

Selain koleksi perguruan tinggi dalam jumlah besar, Malang juga memiliki banyak akomodasi berupa hotel dan penginapan serta tempat-tempat menarik yang cocok untuk berbagai kegiatan wisata mulai dari wisata alam, wisata budaya, wisata religi, wisata sejarah, wisata kuliner hingga wisata industri. Sedikit ulasan mengenai berbagai tempat menarik di Malang tersedia di bawah ini.

Tempat Menarik di Malang

Ada banyak sekali tempat menarik di Malang, namun tempat yang paling populer di kalangan wisatawan barangkali Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Candi Singosari, Jalan Ijen, dan alun-alun Kota Malang. Tempat wisata Malang lainnya adalah Pantai Balekambang, Stadion Gajayana, Pasar Wisata Tugu, Taman Senaputra, Monumen Joeang ’45, dan masih banyak lagi.

Taman Nasional Bromo Tengger Semeru
Taman Nasional Bromo Tengger Semeru terkenal di kalangan wisatawan mancanegara dan domestik karena keindahan pemandangan matahari terbit dari balik Gunung Bromo dan gunung-gunung di dekatnya. Keindahan pemandangan di tempat tersebut mengundang kedatangan para pencinta fotografi baik amatir maupun profesional. Di sekitar kawasan wisata ini terdapat berbagai jenis akomodasi diantaranya Tretes Raya Hotel & Resort.

Gunung Bromo

Gunung Bromo

Candi Singosari
Candi Singosari (Candi Signhasari) merupakan candi Hindu – Buddha peninggalan kerajaan Singosari (Singhasari). Candi ini terletak di ketinggian 512 meter di atas permukaan laut, tepatnya di antara Pegunungan Tengger dan Gunung Arjuna di kecamatan Singosari kabupaten Malang, sekitar 10 km dari Kota Malang. Masyarakat setempat percaya bahwa Candi Singosari merupakan tempat ‘pendharmaan’ dari Sang Kertanegara, raja terakhir Singosari yang mangkat pada tahun 1292. Candi ini menjadi kawasan wisata religi sekaligus sejarah di wilayah Malang.

Ijen Boulevard
Ijen Boulevard atau Jalan Ijen dikenal sebagai salah satu jalan yang paling rapi dan tertata di Kota Malang. Tanaman palem dan bunga bougenville di kanan-kiri jalan membuat Jalan Ijen tampak indah, sejuk, dan romantis. Di jalan ini, terdapat beberapa tempat menarik seperti Gereja Ijen (Gereja Santa Maria Bunda Karmel), Museum Brawijaya, dan Perpustakaan Kota Malang. Selain itu, Jalan Ijen juga menjadi lokasi dari Festival Malang Tempo Doloe yang diadakan hampir setiap tahun.

Alun-alun Kota Malang
Sama seperti kota-kota lainnya di Pulau Jawa, Kota Malang juga memiliki alun-alun kota yang terletak di jantung Kota Malang. Alun-alun yang dianggap sebagai cerminan identitas Kota Malang dibuat seindah mungkin dengan adanya air mancur, lapangan, dan pepohonan yang membuat suasana menjadi sejuk. Tempat ini sering dijadikan kawasan ‘nongkrong’ muda-mudi di Malang. Terlebih dengan adanya fasilitas internet nirkabel gratis yang disediakan oleh Telkom. Di sekeliling alun-alun Kota Malang, terdapat Masjid Agung Jami Malang, pusat-pusat perbelanjaan, dan hotel mewah.

Transportasi di Malang

Malang bisa dicapai melalui jalur transportasi darat dan udara. Untuk melayani jalur transportasi udara, Malang memiliki Bandara Abdul Rahman Saleh yang terletak di wilayah Pakis kabupaten Malang. Sayangnya, bandara ini baru melayani rute penerbangan Malang-Jakarta melalui maskapai Garuda Indonesia dan Sriwijaya Air serta rute Malang-Denpasar menggunakan Lion air dan maskapai penerbangan lokal Wings Air.

Dari jalur darat, wisatawan bisa menggunakan mobil, bus, atau KRL (Kereta Rel Listrik). Jika menggunakan mobil, Malang bisa dicapai dalam waktu 2 jam dari Surabaya melalui jalan tol Surabaya-Gempol. Menggunakan bus, wisatawan bisa menggunakan bus antar-kota yang berhenti di terminal Arjosari. Bagi pengunjung yang ingin menggunakan KRL, tersedia kereta malam jurusan Jakarta-Bandung-Malang serta beberapa kereta yang menghubungkan Surabaya-Malang setiap harinya.

Untuk berkeliling di Kota Malang, wisatawan bisa menggunakan taksi, becak, angkutan umum seperti mikrolet, atau berjalan kaki. Berbeda dengan kota-kota besar lainnya di Indonesia, taksi di Malang tidak berkeliling mencari penumpang melainkan stand-by menerima pesanan melalui telepon. Umumnya, taksi akan segera tiba dalam waktu kurang dari 15 menit setelah ditelepon.

Tertarik? Segera susun rencana jalan-jalanmu dan jangan lupa pesan hotelnya di VoucherHotel.com