Liburan Murah di Kuala Lumpur

Kuala Lumpur, ibukota sekaligus kota terbesar di Malaysia, terkenal sebagai salah satu tujuan wisata murah di Asia. Kota ini penuh dengan tempat wisata menarik, restoran, pusat perbelanjaan serta hotel-hotel bintang dengan tarif yang terbilang rendah. Di Kuala Lumpur, berbagai kegiatan wisata bisa dilakukan mulai dari shopping, wisata kuliner, belajar sejarah, menonton pertunjukan seni, sampai menikmati keindahan alam. Waktu sehari tak akan cukup untuk menjelajahi berbagai tempat menarik yang ada di Kuala Lumpur.

Tempat Wisata di Kuala Lumpur
Jika harus disebutkan satu-satu, daftar tempat wisata yang ada di Kuala Lumpur sepertinya akan sangat panjang. Namun, tempat wisata yang paling banyak menarik perhatian wisatawan wisatawan adalah Bintang Walk, Central Market, dan Petaling Street yang dikenal sebagai surga belanja murah; Istana Budaya, Galeri Petronas, dan Petronas Philharmonic Hall untuk menikmati seni; juga Museum Negara, Tugu Nagara, dan Perpustakaan P. Ramlee untuk mengetahui sejarah Kuala Lumpur.

Selain tempat-tempat wisata di atas, masih ada Masjid Jamek yang tercatat sebagai masjid tertua di Kuala Lumpur, Menara Kembar Petronas – menara tertinggi di Malaysia, Sri Mahamariamman, Lake Gardens Park, KL Bird Park, Thean Hou Temple, Aquaria KLCC, Putrajaya Bridge, Menara KL, serta Sirkuit Internasional Sepang yang menyelenggarakan ajang balapan internasional, FIA Formula One Championship (F1). Berikut adalah sedikit rincian mengenai beberapa tempat menarik yang paling banyak dikunjungi wisatawan di Kuala Lumpur.

Kuala Lumpur Tower
Kuala Lumpur Tower atau Menara Kuala Lumpur menjadi salah satu daya tarik utama Kuala Lumpur di mata wisatawan. Bersama dengan Menara Kembar Petronas (Petronas Twin Tower), Menara Kuala Lumpur disebut-sebut sebagai simbol kota Kuala Lumpur. Menara setinggi 421 meter ini berfungsi sebagai tempat wisata sekaligus menara telekomunikasi. Bagian atas Menara Kuala Lumpur dibuka untuk wisatawan umum yang ingin menyaksikan pemandangan kota Kuala Lumpur hingga 360 derajat.

Masjid Jamek
Masjid Jamek atau Jamek Mosque tercatat sebagai salah satu masjid tertua di Kuala Lumpur dan Malaysia. Masjid yang diresmikan tahun 1909 ini didesain oleh arsitek asing bernama Arthur Bennison Hubback. Masjid Jamek pernah menjadi masjid utama di Kuala Lumpur sebelum posisinya digantikan oleh Masjid Negara yang memiliki kapasitas hingga 15.000 orang. Karena letaknya yang berdekatan dengan stasiun LRT (Masjid Jamek LRT Station), masjid ini bisa dicapai dengan mudah dari berbagai wilayah di Kuala Lumpur.

Masjid Jamek

Masjid Jamek

Kuil Sri Maha Mariamman
Tak hanya masjid-masjid yang indah dan megah, Kuala Lumpur juga memiliki kuil Hindu yang eksotis. Kuil Sri Mahamariamman adalah Kuil Hindu terpopuler di Kuala Lumpur. Didirikan tahun 1873, Kuil Sri Maha Mariamman tercatat sebagai kuil tertua di Malaysia. Kuil ini tampak unik karena meskipun desainnya tampak kuno dan elegan, namun lokasinya berada di tengah keramaian kota, yaitu di ujung kawasan Chinatown, Kuala Lumpur.

Bukit Bintang
Kawasan yang satu ini wajib dikunjungi oleh para penggila belanja di Malaysia. Bukit Bintang, kerap disebut sebagai Bintang Walk atau Starhill, menempati Jalan Bukit Bintang dan sekitarnya. Toko-toko ritel, butik, restoran, cafe, bar,
dan klub malam berseliweran di kawasan ini. Baik turis maupun warga lokal, khususnya yang berusia muda, gemar wara-wiri di areal Bukit Bintang.

Istana Budaya
Istana Budaya di Kuala Lumpur merupakan destinasi yang tepat bagi penggemar pertunjukan dan seni. Di gedung ini, berbagai jenis pertunjukan seperti musik, tari, teater, dan opera dari seniman-seniman lokal dan internasional kerap ditampilkan. Dari luar, gedung Istana Budaya terlihat mirip dengan Opera House di Sydney, Australia, dengan ciri khas atap yang bertumpuk-tumpuk.

Muzium Nagara
Jika Indonesia punya Museum Nasional, maka Malaysia memiliki Muzium Negara yang terletak di Jalan Damansara, Kuala Lumpur. Sekilas, gedung Muzium Negara di Kuala Lumpur tampak serupa dengan Rumah Gadang yang menjadi ciri khas etnis Minangkabau. Gedung bertingkat 3 tersebut menampilkan benda-benda yang berhubungan dengan sejarah dan kebudayaan Malaysia seperti keramik, alat musik, senjata tradisional, benda-benda seni, tiruan flora dan fauna Malaysia, serta kereta kuda yang sempat menjadi alat transportasi populer di Kuala Lumpur.

Sirkuit Internasional Sepang
Malaysia tercatat sebagai 1 dari 2 negara Asia Tenggara yang menjadi tuan rumah Grand Prix Formula 1. Sirkuit Internasional Sepang menjadi lokasi dari ajang balapan jet darat paling bergengsi di dunia tersebut. Biasanya, GP Formula 1 di Malaysia berlangsung sekitar bulan Maret. Atur jadwal kunjunganmu ke Kuala Lumpur jika ingin menyaksikan GP F1 secara langsung di Kuala Lumpur.

Sirkuit Sepang

Sirkuit Sepang

Aquaria KLCC
Tak mau kalah dengan Sea World yang ada di kompleks Taman Impian Jaya Ancol, Malaysia juga membangun oceanarium super besar yang diberi nama Aquaria KLCC. Oceanarium yang terletak di bagian bawah Kuala Lumpur Convention Center ini resmi dibuka pada 1 Januari 1997, 3 tahun berselang pembukaan Sea World di Jakarta. Dengan luas sekitar 5.600 meter persegi, Aquaria KLCC menjadi rumah bagi 5000 spesies darat dan air dari 250 jenis yang berbeda. Sama seperti Sea World, Aquaria KLCC juga dilengkapi dengan lorong untuk menyaksikan ikan tanpa perlu lelah berjalan.

Menara Kembar Petronas
Bicara tentang Kuala Lumpur, tentu belum lengkap jika belum menyinggung tentang Menara Petronas. Menara kembar yang menjulang setinggi 451,9 meter ini pernah menyandang gelar sebagai menara tertinggi di dunia sejak 1998-2004. Posisinya digantikan oleh Taipei 101 di Taiwan yang kemudian juga tergusur oleh Burj Khalifa di Dubai. Namun, hingga saat ini, Menara Kembar Petronas tetap menjadi daya tarik utama Kuala Lumpur dan masih tercatat sebagai menara kembar tertinggi di dunia.

Transportasi di Kuala Lumpur
Hampir seluruh wisatawan mancanegara mengakses Kuala Lumpur melalui Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) yang terletak 50 kilometer di sebelah selatan Kuala Lumpur, tepatnya di Sepang di negara bagian Selangor. Sebagian kecil wisatawan yang datang dari Singapura serta wisatawan domestik juga menggunakan Bandara Sultan Abdul Aziz Shah (Subang Airport) untuk mencapai Kuala Lumpur.

Ilustrasi Transportasi di Kuala Lumpur

Ilustrasi Transportasi di Kuala Lumpur

Jika ingin berkeliling di dalam kota, wisatawan bisa menggunakan KRL, bus, atau taksi. Terdapat beberapa jenis KRL di Kuala Lumpur di antaranya LRT (Light Rapid Transport), KL Monorail yang memutari kawasan Golden Triangle Kuala Lumpur, KTM Komuter, dan KLIA yang menghubungkan pusat Kuala Lumpur dengan bandara. Beberapa areal di Kuala Lumpur lebih asyik bila dijelajahi dengan berjalan kaki. Wisatawan bisa berjalan santai sambil melihat-lihat bangunan kuno dengan arsitektur bergaya abad pertengahan.

Akomodasi di Kuala Lumpur
Sesuai dengan reputasinya sebagai tujuan wisata murah, Kuala Lumpur memiliki ratusan koleksi akomodasi dengan harga yang terjangkau. Banyak penginapan di Kuala Lumpur memasang tarif lebih rendah dari Rp200.000 per malam. Namun, bukan berarti Kuala Lumpur hanya memiliki penginapan-penginapan sederhana dengan fasilitas seadanya. Hotel-hotel mewah bintang 4 dan 5 juga banyak tersedia di ibukota Malaysia ini. Contoh-contoh akomodasi di Kuala Lumpur tersedia dalam daftar di bawah ini.
- Alamanda Hotel Chinatown
- Swiss Hotel
- Apple Hotel
- Frenz Hotel Kuala Lumpur
- Novotel Kuala Lumpur City Center
- Melia Kuala Lumpur
- The Royale Chulan Kuala Lumpur
- The Ritz-Carlton Kuala Lumpur

Image credit Akira Mitsuda, Earth, Eriang 87, Sham Hardy

Tertarik? Segera susun rencana jalan-jalanmu dan jangan lupa pesan hotelnya di VoucherHotel.com