Pemandangan di Puncak

Berlibur ke Puncak? Yuk, Lihat Panduan Lengkapnya di Sini

Puncak menjadi destinasi favorit untuk berlibur di akhir pekan, terutama bagi warga Jakarta dan sekitarnya. Wajar sih, kawasan ini memiliki udara sejuk dan panorama indah yang cocok untuk beristirahat dan menyegarkan pikiran dari kesibukan sehari-hari. Sebelum bertolak ke Puncak, simak dulu informasi mengenai objek wisata, transportasi, dan akomodasi Puncak di bawah ini.

Lokasi Puncak

Puncak merupakan sebutan bagi kawasan di sekeliling kaki gunung Gede-Pangrango. Kawasan wisata ini menjadi bagian dari kabupaten Bogor dan Cianjur di provinsi Jawa Barat. Dari Jakarta, Puncak dapat ditempuh dalam waktu 1,5 sampai 3 jam tergantung tingkat kepadatan lalu-lintas. Saat long weekend atau momen khusus seperti Natal dan Tahun Baru, kawasan Puncak kerap dibanjiri wisatawan sehingga lalu-lintas menjadi super padat dan waktu tempuh Jakarta-Puncak bisa molor menjadi 5-6 jam.

Transportasi ke Puncak
Sebagian besar wisatawan memilih berangkat ke Puncak dengan kendaraan pribadi. Wisatawan yang menggunakan mobil bisa lewat Jalan Tol Jagorawi lalu keluar ke arah Ciawi. Jika naik motor, wisatawan bisa melewati Jalan Raya Bogor dan terus ikuti jalan ke arah Cibinong, Kedung Halang, Bogor, Tajur dan Cisarua.

Ilustrasi Jalan Tol

Ilustrasi Jalan Tol

Angkutan Umum ke Puncak
Bagi kamu-kamu yang ingin naik kendaraan umum, ada 2 pilihan transportasi yaitu kereta dan bus. Menggunakan kereta, kamu bisa turun di stasiun Bogor lalu melanjutkan perjalanan ke Baranang Siang dengan angkot 03. Dari Baranang Siang, wisatawan bisa langsung menuju Puncak dengan mobil L300. Tarif yang ditawarkan berkisar antara Rp15.000-Rp20.000 per orang. Alternatif lainnya ialah dengan menggunakan bus ke terminal Bogor dan langsung naik L300 ke kawasan wisata Puncak.

Sistem Buka-Tutup Puncak
Karena jalur yang sempit dan arus kendaraan yang padat. Sistem buka-tutup biasanya diberlakukan di jalur menuju dan dari Puncak pada akhir pekan dan musim liburan panjang. Penting bagi wisatawan untuk mengetahui jadwal buka-tutup jalur Puncak agar terhindar dari kemacetan panjang selama berjam-jam karena tidak kebagian jalan.

Biasanya, sistem buka-tutup berlaku pada hari Sabtu dan Minggu pada pagi dan sore hari. Pada hari Sabtu pukul 09.00-10.30, hanya kendaraan menuju Puncak yang boleh lewat. Kendaraan dari Puncak menuju Jakarta harus mencari jalur alternatif atau menunggu hingga jalur dibuka kembali pada pukul 10.31. Sebaliknya, pada pukul 15.00-17.00, jalur hanya boleh dilewati oleh kendaraan dari arah Puncak.

Pada hari Minggu, berlaku sistem satu arah ke arah Puncak pada pukul 09.00-10.30. Sementara itu, sistem satu arah dari Puncak ke Jakarta berlaku pada pukul 15.00-18.00. Di luar jam-jam tersebut, jalur boleh dilalui oleh kendaraan dari dan menuju Puncak. Jika terjebak sistem buka tutup, lebih baik kamu menepikan kendaraan dan mencari tempat beristirahat daripada bermacet-macet ria sambil menunggu jalur dibuka.

Objek Wisata di Puncak

Seiring dengan banyaknya kunjungan wisatawan, berbagai objek wisata menarik bermunculan di kawasan Puncak. Sebagian besar tempat menarik di Puncak lebih cocok dikunjungi bersama keluarga, namun ada pula yang menawarkan suasana romantis untuk didatangi berdua. Tak jarang, Puncak juga menjadi destinasi bagi mahasiswa, komunitas atau perkumpulan tertentu. Berikut adalah beberapa objek wisata yang tersedia di kawasan Puncak.

Taman Safari Indonesia Cisarua
Taman Safari Indonesia yang berlokasi di Cisarua bisa dibilang sebagai salah satu tempat wisata terpopuler di kawasan Puncak. Mengusung konsep kebun binatang di alam terbuka, wisatawan bisa menyaksikan hewan-hewan berkeliaran di habitat yang mirip seperti aslinya. Selain kebun binatang, Taman Safari Indonesia juga dilengkapi dengan wahana permainan, kolam renang / water park, air terjun, serta pertunjukan hewan dan manusia.

Taman Safari Indonesia

Taman Safari Indonesia

Taman Bunga Nusantara
Bosan dengan pemandangan hijau-hijau di Puncak? Cobalah kunjungi Taman Bunga Nusantara di kawasan Cipanas kabupaten Cianjur. Di tempat ini, bukan cuma warna hijau yang mendominasi tetapi juga merah, kuning, oranye, ungu, juga biru. Warna-warni di Taman Bunga Nusantara berasal dari hamparan bunga yang tersebar di seluruh kawasan wisata. Bunga dan tanaman di Taman Bunga Nusantara ditata sedemikian rupa dengan tema yang berbeda-beda misalnya Taman Mawar, Taman Bali, Taman Mediterania, Taman Perancis, serta Taman Rahasia berbentuk labirin raksasa.

Kebun Raya Cibodas
Penggemar wisata alam wajib mengunjungi Kebun Raya Cibodas. Kawasan wisata yang terletak di lereng Gunung Gede ini menawarkan bentang alam indah yang pasti disukai oleh pencinta alam. Ada hamparan padang rumput luas, sungai yang mengalir jernih, air terjun yang  tinggi, serta pemandangan gunung dan bukit yang menakjubkan. Sama seperti Kebun Raya Bogor, Cibodas juga menjadi rumah dari ribuan jenis tanaman seperti anggrek, kaktus, paku dan lumut. Beberapa koleksi tanaman di Kebun Raya Cibodas tergolong sebagai tanaman langka yang hanya dapat ditemukan di kawasan tersebut.

Masjid Atta’awun
Berkunjung ke kawasan Puncak, jangan lupa singgah ke Masjid Atta’awun. Masjid megah ini tampak mencolok karena berlokasi di Puncak Pass, bagian tertinggi di kawasan Puncak. Pada akhir pekan di pagi, siang, maupun malam hari, Masjid Atta’awun kerap dipadati oleh wisatawan, khususnya anak-anak muda. Selain menawarkan pemandangan indah dari ketinggian, Masjid Atta’awun juga menjadi background yang impresif untuk berfoto.

Perkebunan Teh Gunung Mas
Begitu sampai di kawasan Puncak, kita akan langsung disuguhi dengan pemandangan perkebunan teh yang hijau dan menyegarkan. Ternyata, perkebunan teh tersebut tak cuma bisa dilihat tetapi juga dikunjungi sebagai tempat wisata. Objek wisata perkebunan teh di Puncak dikenal dengan nama Gunung Mas. Gunung Mas yang dikelola oleh PTP Nusantara VIII ini berlokasi di antara objek wisata Taman Safari dan Masjid Atta’awun. Di tempat ini, wisatawan bisa berjalan-jalan mengelilingi kebun teh (tea walk) sambil menyaksikan para pekerja memetik pucuk teh. Gunung Mas juga dilengkapi dengan kolam pemancingan, pemandian air hangat, serta kegiatan wisata berkuda.

Kebun Teh di Puncak

Kebun Teh di Puncak

Telaga Warna
Puncak memiliki banyak tempat wisata yang masih asri dan alami, salah satunya adalah Telaga Warna. Sesuai dengan namanya, Telaga Warna merupakan objek wisata berupa danau (telaga) yang tenang berwarna biru kehijauan di tengah pepohonan rimbun. Suasana yang begitu tenang dan alami membuat wisatawan merasa tersihir saat mengunjungi objek wisata ini. Di hutan sekitar Telaga Warna, masih banyak terdapat hewan liar seperti kera, burung, biawak, bahkan macan tutul dan babi hutan. Menyaksikan keindahan alam dengan diiringi suara kera yang bersahut-sahutan membuat wisatawan seolah menyatu dengan alam di sekitarnya.

Taman Wisata Matahari
Taman Wisata Matahari paling pas bagi wisatawan yang datang bersama keluarga dan anak-anak. Pasalnya, tempat wisata dari grup yang sama dengan Matahari Department Store ini dilengkapi dengan berbagai wahana bermain dan arena petualangan untuk anak-anak. Tak cuma bermain, anak-anak juga bisa belajar menghargai dan mencintai alam dengan adanya kegiatan Agro Sawah dan Agro Sayur di mana mereka bisa bertani atau berkebun layaknya petani sungguhan. Bagi kamu-kamu yang gemar tantangan, silakan uji adrenalinmu dengan mencoba wahana arung jeram.

Akomodasi di Puncak

Menjadi salah satu kawasan wisata terpopuler di Jawa Barat, Puncak memiliki banyak akomodasi yang bervariasi mulai dari penginapan-penginapan murah sampai hotel mewah. Percaya atau tidak, penginapan murah di Puncak bisa didapatkan dengan tarif mulai dari Rp100.000 per malam. Biasanya, penginapan murah berada di bagian bawah kawasan Puncak sehingga pemandangan yang ditawarkan kurang indah  dan lokasinya masih agak jauh dari tempat-tempat wisata di Puncak.

Jika ingin menginap di tempat yang agak mewah, Resor & Spa Novus Puncak bisa menjadi pilihan akomodasi yang tepat. Resor yang berlokasi di kawasan Cipanas ini memiliki lokasi yang strategis dekat dengan Kebun Raya Cibodas dan kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Namun, wisatawan yang datang bersama keluarga biasanya lebih memilih menyewa vila yang tersebar dari bawah hingga ke bagian atas kawasan Puncak. Vila-vila di Puncak bisa disewa dengan harga mulai dari Rp300.000 hingga jutaan rupiah per malam tergantung luas vila, jumlah kamar, lokasi, serta fasilitas yang tersedia.

Image credit Julius.kusuma, Eka Priatna, teman_lama57, Angelina S

Tertarik? Segera susun rencana jalan-jalanmu dan jangan lupa pesan hotelnya di VoucherHotel.com