Mengintip Penampakan Kota-kota di Balik Tembok

Zaman perang hampir selalu menjadi bagian dari sejarah suatu negara. Di masa perang, banyak kota melindungi wilayahnya dengan tembok atau benteng tinggi agar aman dari serangan musuh. Sebagian kota meruntuhkan tembok tersebut ketika dunia kembali damai. Namun, sebagian lainnya mempertahankan keberadaan tembok pelindungnya karena berbagai alasan dan tujuan. Tertarik melihat keadaan kota di balik tembok di masa sekarang? Simak beberapa penampakannya di bawah ini. 

1. Nördlingen, Jerman
Nördlingen atau Noerdlingen adalah sebuah kota di kawasan Donau-Ries di negara bagian Bavaria, Jerman. Kota ini merupakan 1 dari 3 kota berbatas tembok yang tersisa di Jerman. Tembok yang mengelilingi Nördlingen dibangun karena kota tersebut menjadi salah satu lokasi peperangan dalam Thirty Year’s War di Jerman pada 1618-1648. Dilihat dari atas, kota Nördlingen tampak unik karena dibatasi tembok pelindung berbentuk oval.

Noerdlingen (Gambar: Google Maps)

Noerdlingen (Gambar: Google Maps)

2. Fredrikstad, Norwegia
Fredrikstad merupakan sebuah kota di Østfold County di sebelah selatan Norwegia. Kota yang letaknya berdampingan dengan sungai Glomma ini membangun benteng untuk perlindungan pada 1644-1645 ketika Perang Hannibal antara Swedia dan Denmark-Norwegia berlangsung. Selain benteng, kota Fredrikstad juga dikelilingi oleh parit buatan berbentuk bintang.
Fredrikstad (Gambar: Google Maps)

3. Carcassonne, Perancis
Carcassonne berlokasi di departemen Aude di kawasan Languedoc-Rousillon Perancis. Benteng yang mengelilingi kota di bagian selatan Perancis tercatat dalam daftar Situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 1997. Terdapat dua lapis benteng yang berdiri kokoh di sekitar kota Carcassone. Pada tahun 1849, benteng di kota Carcassonne nyaris diruntuhkan, namun benteng tersebut direnovasi pada tahun 1853. Proses renovasi benteng Carcassonne memakan waktu hingga 60 tahun.

Carcassonne (Gambar: Google Maps)

Carcassonne (Gambar: Google Maps)

4. Taroudant, Maroko
Taroudant adalah sebuah kota kecil di kawasan Lembah Sous, di sebelah selatan Maroko. Kota berkeliling benteng ini dulunya mendapat julukan sebagai “Nenek Marakesh” karena penampakannya yang mirip dengan kota Marakesh di sebelah utara Taroudant. Hampir seluruh bagian kota Taroudant berlokasi di bagian dalam benteng, namun saat ini berbagai jenis bangunan mulai bermunculan di luar tembok.

Taroudant (Gambar: Wikipedia)

Taroudant (Gambar: Wikipedia)

5. Shibam, Hadramaut, Yemen
Shibam, sebuah kota di wilayah Hadramaut, Yemen, terkenal sebagai kota di dalam tembok yang memiliki bangunan bergaya arsitektur unik. Bangunan-bangunan di Shibam tampak seperti susunan balok-balok berlubang yang menjulang dengan ketinggian 5 sampai 10 tingkat. Oleh sebab itu, tembok yang mengelilingi kota Shibam tampak jauh lebih pendek dari bangunan-bangunan di dalamnya. Keunikan bangunan di Shibam membuat kota tersebut tercatat sebagai salah satu Situs Warisan Dunia di UNESCO.

Shibam (Gambar: Google Maps)

Shibam (Gambar: Google Maps)

Image credit Jondu11

Tertarik? Segera susun rencana jalan-jalanmu dan jangan lupa pesan hotelnya di VoucherHotel.com