Bangkok

Bangkok, Destinasi Wisata Murah di Asia Tenggara

Asia Tenggara perlahan mulai menarik perhatian dunia, khususnya di bidang pariwisata. Negara-negara di Asia Tenggara terkenal memiliki banyak tempat menarik yang menampilkan pemandangan alam indah serta bangunan-bangunan bersejarah dan bernilai seni tinggi. Di antara sekian banyak destinasi menarik di Asia Tenggara, Bangkok sering disebut sebagai kota tujuan wisata terbaik. Apa daya tarik utama yang dimiliki Bangkok? Simak ulasannya di bawah ini.

Bangkok

Bangkok yang tercatat sebagai ibukota Thailand merupakan salah satu destinasi wisata terfavorit di Asia Tenggara. Meski terkenal sebagai kota metropolitan yang modern, Bangkok masih memiliki banyak bangunan megah dan bersejarah dalam bentuk pagoda, kuil, dan istana. Daya tarik lain dari kota Bangkok di mata wisatawan adalah murahnya biaya wisata yang ditawarkan. Wisatawan tak perlu merogoh kocek terlalu dalam untuk memenuhi kebutuhan akomodasi, transportasi, dan makanan selama berwisata di kota Bangkok.

Tempat Menarik di Bangkok
Sebagai kota terbesar di Thailand, Bangkok menjadi rumah dari sejumlah besar tempat wisata. Lebih dari separuh tempat menarik di Bangkok merupakan bangunan indah dan bersejarah, namun bukan berarti Bangkok tak memiliki jenis tempat wisata lainnya. Ibukota Thailand ini juga dilengkapi dengan kawasan wisata alam dan wisata belanja yang terlalu sayang jika dilewatkan wisatawan. Berikut adalah beberapa tempat menarik yang ada di Bangkok.

Grand Palace
Dari namanya, kamu mungkin sudah bisa menebak jenis tempat wisata yang satu ini. Ya, Grand Palace merupakan kompleks istana megah yang terletak di jantung kota Bangkok. Dibangun pada tahun 1782, Grand Palace dulunya berfungsi sebagai kediaman keluarga kerajaan Thailand. Kni Raja Thailand dan keluarga telah pindah ke Istana Chitralada, namun Grand Palace tetap digunakan untuk acara-acara resmi kerajaan. Grand Palace menjadi salah satu destinasi wisata terpopuler di Bangkok juga Thailand karena bangunannya yang megah dan desainnya yang unik dengan atap berbentuk pagoda yang bertumpuk dan berlapis emas.

Grand Palace Bangkok

Grand Palace Bangkok

Wat Pho
Julukan Negeri Seribu Pagoda bukan disandang Thailand tanpa sebab. Negeri ini memang memiliki ratusan bahkan ribuan pagoda yang biasanya menjadi bagian dari candi-candi Buddha di Thailand. Salah satu pagoda atau candi Buddha terpopuler di Thailand adalah Wat Pho. Candi Buddha di distrik Phra Nakhon, Bangkok, ini menjadi rumah dari patung Buddha Berbaring fenomenal yang ukuran panjangnya mencapai 46 meter. Lebih istimewa lagi, patung ini dilapisi dengan emas 18 karat. Keberadaan patung Buddha Berbaring di Wat Pho membuat candi kerap dijuluki sebagai Temple of the Reclining Buddha atau Candi Buddha Berbaring.

Yaowarat
Para pencinta wisata kuliner wajib datang ke Yaowarat untuk mencoba berbagai hidangan asli Thailand dan makanan khas Cina. Yaowarat yang menjadi rumah dari para imigran asal Cina di Thailand disebut-sebut sebagai salah satu kawasan Chinatown terbaik di dunia. Terdapat banyak kios kecil yang menjual berbagai jenis produk mulai dari pakaian, elektronik, alat-alat musik, barang antik, souvenir hingga hidangan khas Thailand dan Cina. Wisatawan yang tertarik mengunjungi kawasan ini bisa menginap di White Orchid Hotel atau Grand China Princess.

Jim Thompson House
Ingin melihat kebudayaan dan kerajinan tangan di Thailand serta sejarah perkembangannya? Jim Thompson House merupakan tempat terbaik untuk dikunjungi. Jim Thompson House merupakan museum yang didirikan oleh pebisnis asal Amerika, Jim Thompson. Meski didirikan oleh orang asing, bangunan dan koleksi benda yang ditampilkan di museum ini kental dengan gaya Asia Tenggara. Bangunannya terbuat dari kayu dengan desain yang tradisional sementara koleksi benda yang ditampilkan merupakan benda-benda kebudayaan dan kerajinan dari Thailand, Laos, Myanmar, dan Kamboja.

Chatuchak Weekend Market
Chatuchak Weekend Market merupakan tempat terbaik untuk berbelanja dan berburu oleh-oleh di Bangkok. Berdiri di atas lahan seluas 15 hektar, Chatuchak Weekend Market menjadi rumah dari sekitar 15.000 kios dan toko. Tak heran jika pasar ini tercatat sebagai pasar terbesar di Bangkok dan pasar akhir pekan terbesar di dunia. Sebagian besar kios di Chatuchak Market hanya buka setiap akhir pekan. Namun, beberapa kios di bagian barat pasar biasanya tetap buka meski di hari kerja. Jika pintar menawar, kamu bisa mendapat banyak sekali barang belanjaan dengan mengeluarkan sedikit anggaran.

Chatuchak Market

Chatuchak Market

Akomodasi di Bangkok
Tak hanya tempat belanja murah, Bangkok juga memiliki segudang penginapan dan hotel bertarif rendah. Banyak hotel Bangkok menawarkan tarif kurang dari Rp200.000 per malam, contohnya Tara Garden dan Grand Mandarin Residence. Meski bertarif murah, kedua hotel tersebut menyediakan hunian cukup nyaman dengan fasilitas yang lengkap dan lokasi yang strategis dekat pusat kota.

Bagi wisatawan dengan budget berlebih yang ingin menginap di hotel mewah, Bangkok juga menjadi rumah dari hotel-hotel bintang 4 dan 5 dari jaringan hotel mewah internasional seperti Four Seasons, Mandarin Oriental, The St. Regis, Sheraton, Shangri-La dan masih banyak lagi. Menginap di hotel-hotel ini, wisatawan dipastikan akan memperoleh pengalaman bermalam yang menyenangkan.

Transportasi di Bangkok
Sebagai salah satu kota persinggahan utama di Asia Tenggara, Bangkok memiliki sistem transportasi yang cukup baik dan lengkap. Terdapat 2 bandara utama yang melayani kota Bangkok yaitu Bandara Suvarnabhumi dan Bandara Don Mueang. Bandara Suvarnabhumi merupakan pintu gerbang utama untuk keluar masuk Bangkok dan tercatat sebagai bandara tersibuk di Thailand. Pada tahun 2012, bandara ini menjadi tempat check-in terpopuler di aplikasi Instagram. Sementara itu, Bandara Don Mueang yang menjadi salah satu bandara tertua di dunia kini fokus melayani rute domestik dari dan menuju Bangkok.

Bandara Suvarnabhumi

Bandara Suvarnabhumi

Untuk berkeliling kota Bangkok, ada beberapa alat transportasi yang bisa digunakan yaitu bus, MRT, Skytrain, taksi, tuk tuk, dan ojek. Taksi bisa menjadi alat transportasi paling nyaman dan praktis di antara semua moda transportasi di Bangkok. Warna cat yang cerah membuat taksi di Bangkok amat mudah dikenali penumpang. Menggunakan taksi di Bangkok, tarif yang harus dibayarkan penumpang adalah sekitar THB35 (Rp13.000) untuk 2 kilometer pertama dan THB4,5 (Rp1.700) untuk tiap 10 km berikutnya.

Terkadang, ada taksi yang menolak menggunakan argo. Dalam hal ini, tinggalkan saja taksi tersebut dan cari taksi lainnya. Rata-rata ongkos taksi dari bandara ke pusat kota Bangkok (Sukhumvit) adalah sekitar Rp90.000-Rp100.000 termasuk biaya tol dan tarif antrian taksi dari bandara. Wisatawan juga bisa menyewa taksi seharian untuk berkeliling ke tempat-tempat wisata di Bangkok dengan biaya sekitar Rp500.000-Rp700.000 seharian.

Jika ingin menggunakan alat transportasi yang lebih murah, tersedia alat transportasi masal seperti bus, Skytrain dan MRT di Bangkok. Tarif bus standar di Bangkok berkisar antara Rp2.500-Rp3.000 sedangkan tarif bus AC di kota tersebut mulai dari Rp3.500-Rp5.000 sekali jalan. Harap diingat bahwa layanan bus di kota Bangkok hanya tersedia antara pukul 05.00 pagi hingga sekitar pukul 11.00 malam. Namun, ada pula bus tengah malam yang beroperasi sekitar pukul 03.00-04.00 pagi dengan tarif yang sedikit lebih tinggi.

Wisatawan yang ingin menghindari kemacetan jalan-jalan raya di Bangkok bisa menggunakan Skytrain atau MRT. Alat transportasi berbasis rel ini cukup nyaman dan cepat untuk bekeliling kota Bangkok. Tarifnya pun terjangkau. Sayangnya, banyak kawasan di Bangkok yang tak terjangkau oleh kereta sehingga wisatawan harus melanjutkan perjalanan dengan angkutan umum lainnya.

Image credit Aimaimyi, Mda, edwin11_79, Mike Powell

Tertarik? Segera susun rencana jalan-jalanmu dan jangan lupa pesan hotelnya di VoucherHotel.com