11 Tips Perjalanan ke Luar Negeri

Indonesia mungkin memiliki segudang tempat wisata menarik yang layak untuk dikunjungi. Namun, tak ada salahnya jika kita sesekali mengunjungi negara lain sekedar untuk menuntaskan rasa penasaran dan menambah wawasan. Perjalanan ke luar negeri juga sering dilakukan untuk mengurus keperluan bisnis atau menempuh pendidikan. Tentunya, mengurus perjalanan ke luar negeri tak akan sesederhana pergi ke luar kota. Dibutuhkan persiapan yang jauh lebih matang agar perjalanan menjadi lebih aman, nyaman, dan menyenangkan. Lalu, persiapan apa saja yang dibutuhkan? Untuk lebih jelasnya, simak saja 11 tips perjalanan ke luar negeri di bawah ini.

1. Persiapkan tiket dan hotel
Mempersiapkan tiket penerbangan dan voucher hotel adalah hal utama yang harus dilakukan jika kamu ingin bepergian ke luar negeri. Jangan sampai kamu luntang-lantung di bandara karena belum memiliki tiket pesawat atau terlantar di negeri orang karena bingung mencari tempat menginap. Jika ingin memesan hotel dengan harga yang terjangkau, pilih saja hotel yang kamu mau di VoucherHotel.com.

2. Periksa informasi terkini dari negara yang bersangkutan
Sebelum berangkat ke negara tujuan, ada baiknya jika kamu mencari informasi mengenai kondisi terkini di negara tujuan. Cari tahu apakah sedang ada konflik, bencana alam, aksi terorisme atau gangguan lainnya yang bisa membahayakan keselamatan. Akan lebih bijaksana jika kamu menjadwal ulang atau membatalkan perjalanan jika kondisi negara tujuan sedang tidak kondusif.

3. Siapkan dokumen yang diperlukan
Paspor dan Visa sangat dibutuhkan untuk perjalanan ke luar negeri. Kamu bisa mengurus paspor di kantor imigrasi dan mengurus Visa di kedutaan besar negara tujuan. Mengajukan aplikasi paspor juga bisa dilakukan secara online ke www.imigrasi.co.id. Namun, kamu tetap harus hadir ke kantor imigrasi untuk foto dan verifikasi data. Dokumen tersebut berfungsi sebagai identitas kamu saat berada di negara lain, jadi jangan lupa untuk selalu membawanya.

4. Sediakan mata uang negara tujuan secukupnya
Mempersiapkan mata uang negara tujuan dalam jumlah tertentu sebelum berangkat akan sangat membantu. Kemungkinan besar, kamu akan langsung membutuhkan uang tersebut untuk membayar porter, memberi tip atau membayar ongkos taksi begitu tiba di negara tujuan. Jika sudah menyiapkan mata uang tersebut, kamu tak perlu lagi repot mencari tempat penukaran uang atau bank.

5. Pelajari isyarat dan bahasa tubuh negara tujuan
Isyarat dan bahasa tubuh bisa menjadi cara berkomunikasi yang praktis jika kamu belum menguasai bahasa yang dipergunakan di negara tujuan. Namun, harap diingat bahwa isyarat dan bahasa tubuh di setiap negara bisa berbeda-beda. Sebagai contoh, menggelengkan kepala di Bulgaria memiliki arti tidak atau tidak setuju sementara menganggukkan kepala berarti iya atau setuju. Padahal, selama ini kita mengetahui gelengan sebagai isyarat tidak dan anggukan menandakan iya atau setuju. Harap berhati-hati dalam menggunakan isyarat atau bahasa tubuh tertentu agar tak menyinggung penduduk lokal.

6. Sesuaikan pakaian dengan kondisi cuaca di negara tujuan
Sebelum berangkat ke negara tujuan, pelajari dulu musim dan kondisi cuaca di sana. Jangan sampai kamu menderita karena salah kostum. Coba bayangkan apa yang akan terjadi jika kamu hanya membawa baju-baju tanpa lengan dan celana pendek, padahal di negara tujuan sedang turun salju!

7. Hindari pamer kekayaan
Sebenarnya peringatan ini tak hanya berlaku bagi kalian yang ingin bepergian ke luar negeri, tetapi bagi semua yang hendak melakukan perjalanan ke mana saja. Tak peduli seberapa banyak perhiasan yang kamu miliki, tahanlah diri untuk tidak menggunakannya selama berada di negara tujuan. Kita tak pernah tahu orang-orang seperti apa yang ada di sekeliling kita. Menggunakan perhiasan berlebihan tentu bisa mengundang aksi kejahatan dan hal-hal yang tak diinginkan. Jadi, simpan saja semua perhiasan kamu untuk dikenakan hanya pada momen-momen penting di tempat yang lebih aman.

8. Periksa keamanan wahana di tempat wisata
Senang mencoba permainan yang menegangkan seperti flying fox, parasailing, banana boat, atau bungy-jumping? Lebih baik periksa dulu keamanan semua permainan sebelum mencoba secara langsung. Kalau perlu, periksa reputasi keamanan dan kualifikasi sang pengelola permainan. Terkadang, harga yang harus dibayarkan juga menentukan kualitas keamanan dan kenyamanan wahana di tempat wisata. Kamu perlu curiga jika tarif permainan yang ditawarkan terlalu murah dan cenderung tidak masuk akal.

9. Usahakan untuk tidak terlalu percaya pada penduduk lokal
Tips ini tidak menyarankan kamu untuk bersikap tak sopan dan angkuh pada penduduk lokal, melainkan waspada. Sebaiknya, kamu sebaiknya tak terlalu mempercayai orang yang baru kamu kenal, apalagi sampai menitipkan barang bawaan ke orang tersebut. Hindari menerima makanan atau minuman pemberian orang lain secara cuma-cuma jika orang tersebut tak ikut makan atau minum. Yah, waspada lebih baik daripada menyesal di kemudian hari, kan?

10. Pelajari dan taati peraturan di negara tujuan
Ini sudah pasti harus kamu lakukan jika tak mau didenda atau bahkan masuk penjara di negeri orang. Jaga sikap dan kelakuan, misalnya dengan cara membuang sampah pada tempatnya, memarkir kendaraan di tempat yang semestinya, tidak mencoret-coret fasilitas umum, serta ikuti norma dan sikap-sikap terpuji yang telah kita pelajari sejak kecil. Kamu juga perlu tahu bahwa setiap negara memiliki peraturan yang berbeda. Di beberapa negara, peraturannya cukup aneh, misalnya, Inggris melarang wanita untuk makan coklat di hari Minggu dan Italia tidak memperbolehkan pria mengenakan rok mini di tempat umum.

11. Buat salinan dokumen pribadi

Tips yang satu ini penting untuk berjaga-jaga jika kamu kehilangan tas yang berisi seluruh dokumen penting ketika berada di luar negeri. Lebih baik, salinan dibuat dalam bentuk softcopy dan dikirimkan ke emailmu sendiri. Dengan demikian, data-datamu akan aman tersimpan, meski seluruh barangmu hilang. Tentunya akan lebih simpel kalau kamu bersikap waspada dan tidak ceroboh menghilangkan semua barang-barang.